Liburan di Bangkok: Mengunjungi Grand Palace dan Wat Phra Kaew

Saat berlibur di Bangkok, selain Wat Pho dan Wat Arun, kamu tidak boleh melewatkan kesempatan berkunjung ke Royal Grand Palace. The Royal Grand Palace atau Phra Borom Maha Ratcha Wang(dalam penulisan Thai: พระบรมมหาราชวัง) ini menjadi menjadi salah satu tempat yang paling dikunjungi oleh wisatawan selama berlibur ke Bangkok. Selain karena istananya yang super megah, Grand Palace juga banyak menyimpan kisah sejarah kerajaan di Bangkok.

Sejarah Singkat Grand Palace

Istana ini dibangun pada tahun 1782 pada saat pemerintahan King Phutthayotfa Chulalok atau Raja Rama I, dari Dinasti Chakri. Saat itu Raja Rama I menghendaki sebuah istana yang megah sebagai tempat kediaman raja dan juga sebagai pusat pemerintahan. Dalam proses pembangunannya, Sang Raja memerintahkan juga untuk membangun Kuil pribadi keluarga dan sekaligus Kuil kerjaan di dalam kompleks istana. Kuil ini kemudian dikenal dengan nama Wat Phra Kaew. Istana ini terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian depan, tengah dan dalam. Biasanya bagian depan digunakan sebagai kantor beberapa kementrian pemerintahan. Sedangkan bagian tengah terdapat tiga gedung dan hanya digunakan oleh raja saat melakukan tugas-tugas negara. Bagian dalam adalah tempat keluarga raja tinggal. Royal Grand Palace ditempati oleh keluarga kerajaan hingga tahun 1925.  Dari ketiga bagian tersebut hanya bagian depan dan tengah yang dibuka untuk umum. Saat ini, tempat ini hanya digunakan untuk upacara-upacara khusus atau jamuan kenegaraan.

Desain arsitektur bangunan ini sangatlah memukau. Selain kaya dengan arsitektur khas Thailand, Grand Palace dilengkapi dengan taman-taman yang bergaya eropa. Hal ini menambah alasan mengapa Grand Palace menjadi salah satu must-visit kamu saat ke Bangkok.
Di Grand Palace terdapat juga patung The Emerald Buddha di dalam kuil Wat Phra Kaew. Wat Phra Kaew pasti akan menarik perhatian kamu karena berwarna emas yang mencolok, apalagi ketika kena cahaya matahari. Patung Buddha yang sedang bermeditasi dengan pose yoga ini terbuat dari batu permata jasper dan berlapiskan emas.

Bagi kamu yang suka mengambil foto yang instagram-able, desain luar dari Wat Phra Kaew ini bisa kamu coba. Kamu bisa berfoto dengan perpaduan warna emas yang indah. Pastikan warna baju kamu tidak “tabrakan” dengan warna emas ini ya.

Pada saat Raja Bhumibol Adulyadej wafat di tahun 2016, warga Thailand diperbolehkan masuk hingga ke singgahsana kerajaan untuk pertama kalinya, demi melakukan penghormatan kepada raja mereka. Puluhan ribu warga Thailand memenuhi Grand Palace. Jenazah Raja Bhumibol disemayamkan di Grand Palace hingga upacara kremasi kerajaan dilaksanakan setahun kemudian.

Cara Menuju Grand Palace

Sebelum kamu berkunjung ke Grand Palace, pastikan kamu mengenakan pakaian tertutup. Jika tidak, kamu harus menyewa celana kain panjang / kemeja untuk laki-laki, dan kain untuk perempuan. Kamu bisa menyewanya di depan pintu masuk Grand Palace. 

Grand Palace dibuka dari pagi jam 8.30 hingga jam 15.30 sore. Biasanya kamu harus mengantri panjang untuk masuk ke dalam Grand Palace ini. Jadi pastikan kamu mengunjungi Grand Palace di pagi hari, sebelum terik.  

Harga tiket masuk Grand Palace seharga 500 Baht atau sekitar Rp.230.000. Harga ini tergolong mahal jika dibandingkan dengan harga tiket masuk Wat Pho dan Wat Arun. Kamu juga mengambil brosur panduan wisatawan secara gratis. Namun, jika ingin menyewa pemandu wisata dikenakan tambahan biaya 100 Baht atau sekitar Rp.47.000. Pemandu wisata tersedia dalam Bahasa Inggris, Mandarin, Prancis, Jerman, Rusia, Jepang, dan Spanyol.

Jika kamu dari Bandara Suvarnabhumi, kamu bisa naik Express Line atau Airport Link City menuju Stasiun Phaya Thai. Lanjutkan perjalananan kamu menggunakan BTS menuju Saphan Taksin Station. Dari situ, kamu bisa lanjut menggunakan tourist boat dari Sathorn Pier (Central).

Jika kamu dari Hotel tempat kamu menginap, kamu bisa naik dari stasiun BTS terdekat menuju ke Saphan Taksin BTS Station dan berpindah ke dermaga Sathorn Pier (Central).

Dari dermaga ini kamu bisa melanjutkan perjalanan kamu menggunakan tourist boat. Harga boat trip 150 baht untuk metode “Hop on – Hop Off.” Atau kamu juga bisa memilih tiket “one way” dengan harga 40 baht. Kamu bisa turun di Tha Chang Pier (N9) atau Maharaj Pier. Dari situ kamu bisa berjalan kaki menuju Grand Palace.

Tips!!!

Perjalanan kamu di Grand Palace akan sangat panjang dan melelahkan. Hal ini dikarenakan lokasi Grand Palace yang sangat luas. Untuk itu, aku menyarankan kamu menggunakan baju yang sopan dan nyaman, juga sepatu yang nyaman untuk berkeliling. Oh ya, jangan lupa membawa topi / payung yang bisa melindungi kamu dari cuaca panas maupun hujan. Jika kamu mudah haus, kamu bisa membeli air mineral di dalam kawasan Grand Palace. 

Semoga perjalanan liburan kamu ke Bangkok menyenangkan. 🙂


Baca juga:

Liburan di Bangkok: Sejarah, Harga Tiket dan Cara Menuju Wat Pho

Liburan di Bangkok: Menelusuri Sungai Chao Phraya dan Berkunjung ke Wat Arun Temple

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s