Liburan di Bangkok: Sejarah, Harga Tiket dan Cara Menuju Wat Pho

Ketika berwisata di Bangkok dan menyusuri Sungai Chao Phraya, kamu bisa berkunjung ke Wat Arun, Grand Palace dan Wat Pho. Untuk detail perjalanan ke Wat Arun bisa kamu baca di sini. Nah, di artikel ini kita akan membahas mengenai Wat Pho.

Wat Pho

Wat Pho bernama resmi  Wat Phra Chetuphon Wimon Mangkhalaram Rajwaramahawihan atau dalam penulisan Thai: วัดพระเชตุพนวิมลมังคลารามราชวรมหาวิหาร. Kuil Budha ini terletak di kompleks Phra Nakhon District, atau di bagian Selatan Grand Palace. Wat Pho didirikan pada abad ke-16 dan sering disebut juga sebagai The Temple of Reclining Buddha.

Kuil ini merupakan salah satu dari 6 kuil di Thailand yang digolongkan sebagai first-class royal temple. Hal ini berhubungan dengan King Rama I (1736-1809) dari dinasti Chakri yang membangun kembali kompleks kuil ini. Pembangunan kuil ini memakan waktu hampir 8 tahun. Kuil ini menjadi kuil yang utama dan juga tempat abu King Rama I diabadikan. Kemudian kuil ini diperluas dan direnovasi oleh King Rama III (1788-1851) dan memakan waktu 16 tahun. Di masa King Rama III, Wat Pho juga dikembangkan sebagai pusat kesehatan dan pendidikan umum. Wat Pho menampung koleksi patung Buddha terbesar di Thailand, termasuk patung Buddha berbaring sepanjang 150 feet / 46 meter. Patung Buddha yang berbaring ini berlapiskan emas dan melambangkan perjalanan menuju nirwana.

Jika kamu mengunjungi patung Buddha ini, kamu bisa menjatuhkan koin ke salah satu wadah perunggu. Menurut kepercayaannya, jika kamu berhasil memasukan koin, maka kamu akan mendapatkan keberuntungan. Total wadah untuk koin ini ada 108 yang juga menggambarkan karakter positif sang Buddha. 

Selain patung Buddha berbaring, kamu juga menemukan seribu patung Buddha lainnya di kompleks ini. Wat Pho juga merupakan salah satu universitas tertua dan sekolah pijat tradisional resmi dari Thailand. Jika kamu ingin menikmati pijat Thailand, kamu harus membayar lagi. Kamu juga bisa mengunjungi perpustakaan dan melihat berbagai benda-benda kuno dan pengetahuan mengenai teknik pijat Thailand.

Cara Menuju Wat Pho

Aku sangat merekomendasikan jika kamu ingin berkunjung ke Wat Pho, kamu harus merencanakan agar kunjungan ini ada di hari yang sama saat kamu berkunjung ke Wat Arun dan Grand Palace. Setelah berkunjung ke tiga tempat ini, pada malam hari kamu bisa melanjutkan kegiatan belanja atau wisata kuliner di Asiatique.

Hampir mirip dengan Wat Arun, kamu bisa naik tourist boat dari Sathorn Pier (Central). Dermaga ini berkoneksi dengan stasiun BTS Saphan Taksin Station. Harga boat trip 150 baht untuk metode “Hop on – Hop Off.” Atau kamu juga bisa memilih tiket “one way” dengan harga 40 baht. Dari Sathorn Pier (central) ke Phra Arthit Pier (N13), akan melewati 8 dermaga utama, yaitu:
– Sathorn Pier
– Oriental Pier (N1)
– Si Phraya Pier (N3)
– Rajchawong Pier (N5)
– Tha Tien Pier (N8)
– Maharaj Pier
– Wang Lang / Siriraj Pier (N10)
– Phra Arthit Pier (N13).

Untuk menuju ke Wat Pho, kamu harus berhenti di Tha Tien Pier (N8) dan berjalan kaki mengikuti rambu petunjuk kurang lebih 5 menit.

Cara lainnya menuju ke Wat Pho adalah dengan naik MRT dan berhenti di Stasiun Sanam Chai. Dari stasiun ini kamu bisa berjalan kaki kurang lebih 8 menit ke selatan. 

Selain itu, kamu bisa naik taksi atau tuk-tuk. Namun hati-hati ya, kamu harus tawar harga terlebih dahulu saat naik tuk-tuk. Biasanya pengemudi tuk-tuk akan memberikan harga yang sangat mahal untuk turis. Jika naik taksi, pastikan argonya nyala ya biar menghindari penipuan.

Selain berbagai moda transportasi di atas, cara paling praktis ke Wat Pho adalah dengan naik Grab. Pastinya orang Indonesia sudah sangat familiar dengan aplikasi Grab.

Harga Tiket Wat Pho

Kamu bisa berkunjung ke Wat Pho setiap hari, mulai pukul 08.30 sampai 18.30. Harga tiket masuk Wat Pho untuk turis dikenakan sebesar 100 Baht/orang atau sekitar Rp. 47.000 lebih mahal 50 Baht dibandingkan Wat Arun. Tiap orang akan mendapatkan sebotol air mineral dingin. Kamu juga bisa menemukan dispenser air mineral isi ulang di beberapa titik di kompleks Wat Pho. Dan yang harus kamu ingat, sama seperti Wat Arun, untuk berkunjung ke Wat Pho, kamu harus mengenakan pakaian tertutup ya. Jika tidak, kamu harus menyewa kain. 

Keunikan dan nilai sejarah yang kental dari Wat Pho membuat kuil ini dianugerahi sebagai tempat Memory of the World dari UNESCO pada bulan Februari 2008.  Selama di Wat Pho, kamu bisa menelusuri banyak tempat yang bisa dijadikan spot foto kamu. Berbagai sudut di kompleks ini dijamin sangat instagramable.

Bagaimana? Tertarik untuk berkunjung ke Wat Pho? Yuk bagikan informasi ini di media sosial kamu.

Baca juga: Liburan di Bangkok: Menelusuri Sungai Chao Phraya dan Berkunjung ke Wat Arun Temple

2 thoughts on “Liburan di Bangkok: Sejarah, Harga Tiket dan Cara Menuju Wat Pho

  1. Pingback: Liburan di Bangkok: Menelusuri Sungai Chao Phraya dan Berkunjung ke Wat Arun Temple | nestiituagnes' story!

  2. Pingback: Liburan di Bangkok: Mengunjungi Grand Palace dan Wat Phra Kaew | nestiituagnes' story!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s